<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6901127</id><updated>2011-04-21T18:10:28.389-07:00</updated><title type='text'>DON'T SAY : " I THINK SO"</title><subtitle type='html'>mencoba berlogika melalui kata kata</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://diskus-yook.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6901127/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diskus-yook.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>lady</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18325075557465264451</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>7</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6901127.post-108553898722426137</id><published>2004-05-25T19:36:00.000-07:00</published><updated>2004-05-25T19:36:27.223-07:00</updated><title type='text'>UJIAN ADALAH RAHMAD</title><content type='html'>&lt;br&gt;(WS Rendra)&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sering kali aku berkata, ketika orang memuji milikku,&lt;br /&gt;bahwa sesungguhnya ini hanya titipan,&lt;br /&gt;bahwa mobilku hanya titipan Nya,&lt;br /&gt;bahwa rumahku hanya titipan Nya,&lt;br /&gt;bahwa hartaku hanya titipan Nya,&lt;br /&gt;bahwa putraku hanya titipan Nya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya, mengapa Dia menitipkan padaku?&lt;br /&gt;Untuk apa Dia menitipkan ini pada ku?&lt;br /&gt;Dan kalau bukan milikku, apa yang harus kulakukan untuk milik Nya ini?&lt;br /&gt;Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku?&lt;br /&gt;Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh-Nya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika diminta kembali, kusebut itu sebagai musibah&lt;br /&gt;kusebut itu sebagai ujian, kusebut itu sebagai petaka,&lt;br /&gt;kusebut dengan panggilan apa saja untuk melukiskan bahwa itu adalah derita.&lt;br /&gt;Ketika aku berdoa, kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku,&lt;br /&gt;aku ingin lebih banyak harta,&lt;br /&gt;ingin lebih banyak mobil,&lt;br /&gt;lebih banyak rumah,&lt;br /&gt;lebih banyak popularitas,&lt;br /&gt;dan kutolak sakit, kutolak kemiskinan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seolah semua "derita" adalah hukuman bagiku.&lt;br /&gt;Seolah keadilan dan kasih Nya harus berjalan seperti matematika :&lt;br /&gt;aku rajin beribadah, maka selayaknyalah derita menjauh dariku, dan&lt;br /&gt;Nikmat dunia kerap menghampiriku.&lt;br /&gt;Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang, dan bukan Kekasih.&lt;br /&gt;Kuminta Dia membalas "perlakuan baikku", dan menolak keputusanNya yang tak sesuai keinginanku,&lt;br /&gt;Gusti, padahal tiap hari kuucapkan, hidup dan matiku hanyalah untuk beribadah...&lt;br /&gt;"ketika langit dan bumi bersatu, bencana dan keberuntungan sama saja"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6901127-108553898722426137?l=diskus-yook.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6901127/posts/default/108553898722426137'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6901127/posts/default/108553898722426137'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diskus-yook.blogspot.com/2004_05_01_archive.html#108553898722426137' title='UJIAN ADALAH RAHMAD'/><author><name>lady</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18325075557465264451</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6901127.post-108539669773759727</id><published>2004-05-24T04:04:00.000-07:00</published><updated>2004-05-24T04:04:57.736-07:00</updated><title type='text'>MASALAH ITU KAN BANYAK, DEAR!</title><content type='html'>&lt;BR&gt;(terre omega sigmatrix)&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Wah aku baru bisa nulis nih, maaf ya! Berat banget ya topiknya!? Jadi pusing di awal2 nih mikir2 mau ke arah mana topik masalah ini dibawa. Secara prinsip masalah itu perlu penyelesaian. Tapi teorinya kan bisa macem2 tergantung jenis masalahnya. Kan suka ada tuh tahap pendefinisian masalah dalam problem solving yang suka diikuti dengan langkah2 lainnya. Pendefinisian masalah pun sebenarnya adalah masalah juga. Karena gimana coba kalo kita bener2 tidak tau masalahnya atau sama-sekali bukan di bidangnya. Trus cara pandang kita terhadap masalah juga bisa menimbulkan masalah baru (the way we see the problem is the problem). Jadi pola atau katakanlah (semacam) “keinginan” masalah itu rupanya bertentangan dengan naluri kita. Kalo masalah cenderung membuat masalah baru, kalo kita justru ingin menuntaskan masalah tersebut dan mendapatkan solusi yang sesuai dengan yang diharapkan (target).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, tentu, bukan berarti kita harus diam dan menyerahkan sepenuhnya kepada para dewa-dewa tolol seperti halnya orang2 kuno dulu. Pendekatan itu sangat penting, bener gak? Do’a juga penting. Tapi ingat, banyak orang yang merasa alamiah saja ketika berdo’a meminta hujan di musim kemarau, sepertinya tanpa beban dan mau enteng. Sebagaimana banyak orang yang merasa alamiah saja ketika menyampaikan takbir kepada Tuhan disaat gerhana tiba. Pendekatan dan do’a harus selalu beriringan, bukan? Ok, sebelum kujawab Aku mo curhat dulu nih. Ini lho :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang suka saya rasakan sendiri, munculnya berbagai masalah dalam hidup ini menegaskan apa artinya menjadi manusia. Dan meskipun kita berhadapan dengan masalah yang konsekuensi atas keputusan yang diambil, sangat berrisiko, menyangkut kemanusiaan dan gagasan tentang Tuhan, juga hidup itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan landasan keyakinan yang teguh walau sekecil apapun mungkin kita tak merasa gentar kendati mungkin ajal lebih dini menjemput kita. Sementara dari balik tubuh kita, otak kita terus-menerus berputar mencari korelasi, koherensi dan integrasi antar berbagai masalah dari A sampai Z dalam jaring laba-laba neuron, dari nol hingga tak terbatas, hingga muncul ketakberdayaan untuk mengejar kesempurnaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita adalah manusia yang punya hati dan nurani. Barangkali kita harus sadar benar akan kenyataan ini kendati rambu-rambu akal seringkali menggetarkan hati kita dalam konflik, hingga hati kita lesu terkapar. Namun pada saat itulah justru nurani bicara. Nurani sebagai manusia. Bisakah kita hidup tanpa nurani? Dan seperti apakah hidup ini tanpa nurani? “Kemanakah sirnanya nurani embun pagi?” tanya Ebiet dalam sebuah lagunya. Terima kasih, Ebiet! Anda telah mengingatkan kata itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, rasanya Aku tak sanggup untuk membeberkan hidup ini dan membuat generalisasi tentang masalah dan solusinya. Terlalu berat juga untuk membuat klasifikasi masalah tanpa data-data empiris yang telah saya ketahui dan alami secara langsung, bagian2 yang mana saja yang mempengaruhi masalah tersebut. Prosedur umum yang baku biasanya mengikuti kpd metode ilmiah dan biasanya jg berdasarkan kepada sifat2 ruang sadar kita yang cenderung reduksionis. Kita membuat model dalam ruang sadar kita, kemudian kita cari variabel mana yang mempengaruhi masalah yang telah definitif tersebut. Mungkin yang pengaruhnya dianggap signifikan dapat kita ikuti, dan yang lainnya kita abaikan. Pengetahuan statistik akan sangat membantu, dan saya pikir ini mah hanya masalah akademik saja yg walaupun kadang2 dapat ditarik manfaatnya kedalam kehidupan sehari-hari. Dan semoga begitu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman sehari-hari menunjukkan, kita seringkali berreaksi terhadap masalah dari yang paling mudah hingga yang paling sulit diselesaikan. Di bangku kuliah atau sekolah, misalnya, mungkin kita terbiasa untuk melingkari soal yang susah. (Gwe bgt euy!) Maksudnya, kita tangguhkan dulu pengerjaan soal yang kita anggap lebih sulit dikerjakan dan beralih dulu kepada soal yang kita anggap paling mudah dikerjakan. Dalam kasus seperti ini, tindakan yang kita lakukan sebagai reaksi terhadap masalah sangat dibatasi oleh waktu dan mungkin juga dipengaruhi oleh tempat. Dengan demikian, waktu dan tempat bisa menjadi masalah baru yang melekat dalam konteks masalah tadi. Sebaliknya take home test akan memberikan keleluasaan bagi kita bisa mengerjakan soal tersebut kapan saja dan dimana saja. Waktu dan tempat tidak menjadi masalah baru, dalam hal ini, dan bisa dianggap bukan lagi masalah. Tidak berlebihan atau berkekurangan rasanya (sebut saja berkecukupan) jika saya menganggap ujian semesteran sebagai laboratorium penyelesaian masalah untuk membuat klasifikasi masalah seperti pda paragraf berrikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah yang kita hadapi dalam kehidupan sehari-hari juga demikian seperti pada kasus ujian. Karena itu tidak aneh jika dalam kursus problem solving selalu ada pengklasifikasian masalah berdasarkan kriteria yang melibatkan waktu, seperti sangat mendesak, mendesak, kurang mendesak, dan tidak mendesak untuk diselelsaikan. Mungkin gunanya pernah duduk di bangku sekolah akan kerrasa pada saat menghadapi masalah2 seperti ini, hanya untuk menegaskan kalau memang kita telah melewati pendidikan. Tapi ini juga sangat berguna kalau kita punya aktivitas2 yang rutin sehingga rencana sebulan atau seminggu ke depan dapat kita jadwalkan dengan sistematis. Nah, gitu ... Okay! Makanya, mulailah dengan rencana yang tertulis dalam buku harian atau secarik kertas yang ditempelkan di dinding sehingga dapat dievaluasi setiap saat. Simpel bagt yah? Padahal guenya aja dudulz abis :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pokoke, hidup ini perlu rencana!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rutinitas dan pola yang teratur, dalam level tertentu, membantu kita mudah menyesuaikan diri dengan masalah. Konsekuensinya, masalah2 itu menjadi lebih mudah kita selesaikan. Kesibukkan, dalam hal ini, bisa dipandang sebagai bagian yang inhern dengan masalah dan dapat dipahami sebagai keteraturan. Di alam juga demikian. Rutinitas dan pola yang teratur, dalam level tertentu, dapat memberi kesan keteraturan. Kesibukkan alam untuk terus-menerus bergerak dalam polanya dapat membantu kita untuk dapat menemukan hukum baru dan keteraturan baru. Menemukan hukum baru dan keteraturan baru adalah penting, karena akan banyak masalah kita yang lainnya yang kita hadapi dapat diselesaikan dengan perencanaan dan keakuratan yang tinggi. Konsep yang digunakan sangat penting di sini, sebagaimana teori sangat penting sebelum aplikasi. Dan hidup kita menjadi lebih mudah dengan banyak mengetahui pola2 dan keteraturan di alam semesta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak semula dan secara kontiyu kita dapat membaca (baca : qara-a) pola2 baik di alam maupun rutinitas kita sehingga kita punya gambaran bagaimana masalah dapat kita hadapi. Bagaimana kita mempersiapkan masa depan dg lebih seksama. Maka dalam ruang sadar kita secara otomatis akan tertulis hukum sebab-akibat sebagai bentuk sederhana yang kita formulasikan dari semenjak kita membaca, berfikir, dan menyimpulkan. Muncul dan tidaknya suatu sebab yang mendahului akibat dalam ruang sadar kita, memacu kita untuk berreaksi terhadap masalah. Untungnya, kebanyakan masalah kita sehari2 masih dapat dikatakan bersifat linier yang tunduk kepada hukum sebab-akibat (sebab proporsional dengan akibat). Kita mandi, karena kita tahu akibat kalau kita tidak mandi. Kita makan karena kita lapar dan kita tahu akibat kalau kita tidak makan. Sehingga tindakan yang diambil sebagai reaksi terhadap masalah, dalam kawasan ini, dapat dirasionalkan. Logika Tindakan (Heryadi, 2003) menempati kawasan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, anggapan atau klaim bahwa hukum sebab-akibat berlaku di alam semesta, tidak lagi berlaku ketika sistem yang kita amati lebih kecil dan lebih kompleks. Pada level kognitif misalnya, seperti yang pernah saya tulis di milist kalo gak salah, dan neuron otak kita, kenyataan bersifat kemungkinan dari hasil ketidakpastian. Gagasan tentang fisika kuantum yang menjelaskan dualisme gelombang-partikel dan prinsip ketidakpastian Heisenberg juga memperkuat pernyataan di atas. Jadi alam semesta ini, katanya menurut para ahli fisika kuantum, bersifar kebetulan dan, menurut saya, irasional! Membosankan ya!?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan yang kemudian muncul, dari mana datangnya masalah? Kita bisa dan sah-sah saja menganggap bahwa masalah kita ciptakan pada saat ruang sadar kita menangkap objek yang menjadi sumber masalah. Kita sebagai subjek dan pengamatlah yang justru menciptakan masalah. Karena kalau kita tidak sadar, mana mungkin kita bisa merasa bermasalah. Objek karena itu menjadi bebas masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun tidak mungkin kita bermasalah, tanpa ada sumber masalah. Dan sumber masalah itu adalah objek tadi. Jadi yang paling logis adalah, ada dua aspek yang berbeda  dari satu proses (produksi masalah) yg sama, yaitu : masalah yang datang sendiri atau terberikan (given) dan masalah yang  diciptakan oleh (ruang sadar) kita. Sebagai contoh untuk kasus ujian kuliah, masalah yang given adalah soal. Sedangkan masalah yang diciptakan oleh kita bisa jadi kelalaian kita membawa pensil atau lain semisalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataan lain, sains kognitif membuktikan bahwa pengalaman mental itu bersifat given. Dan ini juga sesuai dengan firman Allah yang menyatakan kontrak-Nya dengan manusia ketika Dia bertanya dalam pengalaman mental manusia yang bersifat tak sadar, “Bukankah Aku ini tuhanmu? Dan mereka (manusia) menjawab : benar. Kami semua bersaksi.” (Alastu birobbikum. Qaaluu balaa. Syahidnaa)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, hidup ini adalah masalah yang bukan karena sadar atau tidak sadar, melainkan karena hidup itu sendiri ada. Adapun anggapan bahwa hidup ini adalah solusi masalah adalah lebih merupakan pernyataan do’a dan penyemangat daripada fakta. Bukankah amanat Allah kepada manusia untuk menjadi khalifah-Nya di muka bumi adalah sebuah masalah besar, yang bahkan bumi, langit dan gunung pun enggan menerimanaya? Dengan tegas Al-Quran menyatakan, “Maka dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat dzalim dan amat bodoh.” (Wa hamalaha al-insaan. Innahuu kaana dzaluuman zahuulan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahua’alam bi muradihi ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB : tulisan Om Wicak, suerrr, bikin gemes ... renyah euyyy!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6901127-108539669773759727?l=diskus-yook.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6901127/posts/default/108539669773759727'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6901127/posts/default/108539669773759727'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diskus-yook.blogspot.com/2004_05_01_archive.html#108539669773759727' title='MASALAH ITU KAN BANYAK, DEAR!'/><author><name>lady</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18325075557465264451</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6901127.post-108473470572529601</id><published>2004-05-16T12:08:00.000-07:00</published><updated>2004-05-16T12:11:45.726-07:00</updated><title type='text'>Yaa NGGAK MASALAH</title><content type='html'>&lt;BR&gt;Adeknya kakak tua&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&lt;em&gt;"Kerelaan terhadap ketentuan (takdir) yang tidak disenangi merupakan tingkat keyakinan yang tertinggi"&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tindakan adalah cermin dari tujuan yang ingin di capai, tindakan manusia dipengaruhi banyak faktor dalam mencapai tujuan, faktor-faktor sampingan seringkali menjadi pengalih tujuan asli dari sebuah tindakan yang ingin di capai. Tindakan gerak menuju tujuan, gerakan sadar tentu akan menghasilkan pencapain yang maksimal, sesuai target, dan raihan. Tindakan akan sangat bernilai bila dilandasi pengetahuan (ma'rifat), pengetahuan akan membantu kita untuk mendekati atau menjauhi sesuatu atau harus sedekat apa kita dengan sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerak seseorang dalam meraih tujuan (tindakan) terkadang gagal dan menimbulkan masalah2 yg tdk diinginkan, padahal dalam bertindak sudah memperhitungkan segala kemungkinan yang akan dihasilkan dari sebuah gerak. Tapi tetap aja menimbulkan masalah, apa kita kurang hati2? Sebenarnya kehati2an dalam segala sesuatu tidak selalu menjamin kita akan berhasil (bebas masalah) adakalanya hampir berhasil (masih dibelit masalah walaupun dikit). Kita memimbang dan memprediksikan serta melihat segala aspek yg bakalan timbul menjadi masalah dalam gerak kita, langkah demi langkah kita gerakkan dgn penuh perhitungan dan rasa mawas diri….tetap aja ketimpa masalah……setiap gerak dialam ini didasari oleh hukum sebab akibat….masih banyak sebab yg belum diketahui oleh manusia sehingga luput dari pertimbangnya…yg notabene bermasalah bagi dia (bagi sebagian orang)……contoh, mukjizat yg didasari hukum sebab akibat….namun manusia belom mampu menyingkap semua penyebab mukjizat, spt, tongat nabi musa yg berubah menjadi ular (melalui proses cepat) sesuai dgn hukum akal tapi masih tersembunyi bagi kita penyebab2nya. (pembahasannya panjang dear).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan tidak mentakdirkan manusia yg hidup di dunia ini selalu bermasalah, tapi kelaziman alam materi adalah adanya masalah2 dan problema2 dengan tujuan membantu manusia dlm pencapaian kesempurnaan, manusia itu sendiri bagian dari alam, dgn demikian ia adalah makhluk dalam proses "menjadi" dan beringsut menuju kesempurnaan. Seluruh upaya manusia di orientasikan pada gerakan dari ranah potensial menuju pada ranah aktual dan dari kecacatan menuju kesempurnaan. Tuhan bisa saja menciptakan alam yg bebas masalah tapi: yang pertama: Tuhan mencabut ikhtiyar (hak bebas memilih) dari manusia, yang kedua: dunia sebagai tempat ujian, dan dijadikannya dunia sebagai sebab dapatnya pahala di akhirat, serta dijadikannya pahala di akhirat sebagai ganti atas ujian yang diterimanya di dunia. Yang ketiga: alam materi adalah alam tazahum (tidak bisa bebas dari masalah) kalau Tuhan membebaskan alam ini dari masalah bukan Tuhannya yg tdk mampu tapi alamnya yg tdk ada potensial untuk itu, sbg contoh: waktu nabi Musa meminta untuk melihat Tuhan yg selanjutnya penjelmaan Tuhan pada sebuah gunung maka gunung tersebut hancur berkeping2 dan Musa pun pingsan, gunung tdk ada potensial untuk menerima penjelmaan Tuhan, contoh lain lagi..mampukah Tuhan memasukkan bumi ini ke dalam telor ayam? Bukan Tuhannya yg nggak mampu tapi telornya secara akal nggak ada potensial untuk itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah itu senditi relatif, adakalanya satu hal menjadi masalah bagi kita tapi bagi org lain tkd….musibah yg menimpa seseorang bisa menjadi malapetaka dan masalah bagi dia tapi bagi seorang 'arif itu adalah kebahagiaan itu sendiri karena mendapatkan perhatian dari yang dicintai.&lt;br /&gt;(masih panjang sih tapi lagi ada ujian nih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu'alam bil as showab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6901127-108473470572529601?l=diskus-yook.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6901127/posts/default/108473470572529601'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6901127/posts/default/108473470572529601'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diskus-yook.blogspot.com/2004_05_01_archive.html#108473470572529601' title='Yaa NGGAK MASALAH'/><author><name>lady</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18325075557465264451</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6901127.post-108470346337280834</id><published>2004-05-16T03:27:00.000-07:00</published><updated>2004-05-16T03:31:03.373-07:00</updated><title type='text'>Don't put off until tommorow what you can do today!</title><content type='html'>&lt;BR&gt;Budi wicaksono-(b.wicaksono@myself.com)&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Masalah, rasanya tidak ada orang yang tidak punya masalah (seperti kata nu boga site) baik dalam pekerjaan, pergaulan, cinta, uang, teman dll. Setiap hari datang silih berganti, selesai satu datang lagi yang laen atau malah belum selesai eh udah datang lagi masalah yang laen :). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi tergantung pada kita semua dalam menyikapi masalah yang datang pada kita........apakah kita bersikap cuek, tidak mau tau, menyerah dalam menghadapi masalah.....semoga jangan begini........masa menyerah sih........berani dong menghadapi masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kadang masalah datang seperti benang kusut.....ngga ketauan mana ujung pangkalnya......dipikir sampe botak kepala juga ngga selesai masalahnya........mengenai botak kepala ada sedikit guyonan nih......kalo orang yang botak di depan tandanya dia orang yang suka berpikir, kalo orang yang botak di belakang tandanya dia pintar, nah kalo orang yang botak depan belakang???? tandanya dia pikir dia pintar :).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serumit apa pun masalah yang dihadapi jangan takut, solusi yang ada dicoba untuk diterapkan......lha tau darimana kalo solusi itu baik atau tidak bila tidak dicoba untuk diterapkan......terus analisis lah. So make it simple.....ada masalah, pikirkan solusinya, terapkan solusi, analisis, jangan lupa berdoa juga ya (buat yang masih suka berdoa, buat yang ngga ya saya sarakan berdoa juga :D).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang saran dari seorang teman pun sangat berharga bila sedang ditimpa masalah........saran yang sederhana, keluar dari hati yang tulus,......good friends are like stars, You dont always see them, but you know they are always there.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah, stress..............itu tandanya kita masih hidup bro and sis..........:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Leave all worries behind and make your heart totally pure, like the face of a mirror with no image or design. Once your heart is cleansed of all images, it will contain them all.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6901127-108470346337280834?l=diskus-yook.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6901127/posts/default/108470346337280834'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6901127/posts/default/108470346337280834'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diskus-yook.blogspot.com/2004_05_01_archive.html#108470346337280834' title='Don&apos;t put off until tommorow what you can do today!'/><author><name>lady</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18325075557465264451</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6901127.post-108463264286424180</id><published>2004-05-15T07:46:00.000-07:00</published><updated>2004-05-15T07:50:42.863-07:00</updated><title type='text'>masalah i Love masalah</title><content type='html'>&lt;BR&gt;Dari arlnov bayu (arlnov_bayu@eml.cc)&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;*masalah = masya Allah* &lt;br /&gt;*masalah = indah * &lt;br /&gt;* masalah = syukurilah * &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah manusia yg satu blum tentu menjadi maslah bagi manusia yang lain....kadang masalah seseorang menjadi rezeki bagi orang / mahluk Allah yang lain * manusia diciptakan untuk hidup di dunia dengan masalah2x..... masalah2x itu ada yg masuk kategori teguran , tantangan, rintangan, cobaan dan ujian dari Tuhan. seperti biji tasbeh yg berjumlah 100 biji dan dibagi 3 bagian yg masing 2x bagian ada 33 bagian seperti itu pula idealnya manusia hidup di dunia ini... harus melewati 33 tantangan ato rintangan, harus melewati 33 cobaan dan harus melewati 33 ujian baru bisa bertemu dengan Nya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika para pendeta dan orang suci hidup terpencil guna mendekatkan diri atau hendak bertemu dengan penciptanya sesungguhnya perjalanan hidup mereka sungguh gampang dan mudah walau kadang divisualisasikan sebagai orang yg mampu menahan hawa napsu dan keinginan2x, sesungguhnya mereka sengaja menyepi untuk menjauhi masalah...apakah seperti itu yg dianjurkan rasull Allah ( baginda Nabi Muhammad SAW ) ?? jawabnya tidak!!!! &lt;br /&gt;Apakah dengan cara perang / jihad dengan tujuan mati syahid???? jawabnya juga tidak karena dengan mati kita justru menghindari masalah.... dengan mati kita tidak bisa mengenal ujian2x Allah yg lain.... bijaklah menyikapi masalah.... karena dalam menghadapi masalah banyak energi kita yg keluar...sebuah energi akan keluar percuma, kecuali energi yg kita keluarkan bisa kita tahan dengan energi lain sehingga tabrakan sebuah energi akan menghasilkan energi yg baru dan sebuah quantum ato lompatan energi ( lompatan kedudukan di mata Allah ) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wallahualam &lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6901127-108463264286424180?l=diskus-yook.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6901127/posts/default/108463264286424180'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6901127/posts/default/108463264286424180'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diskus-yook.blogspot.com/2004_05_01_archive.html#108463264286424180' title='masalah i Love masalah'/><author><name>lady</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18325075557465264451</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6901127.post-10845974396920383</id><published>2004-05-14T22:03:00.000-07:00</published><updated>2004-05-14T22:03:59.693-07:00</updated><title type='text'>MASALAH,  MASALAH DAN MASALAH</title><content type='html'>&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Wajahmu kupandang dengan gemas&lt;br /&gt;Mengapa air mata slalu ada di pipimu&lt;br /&gt;Hai nona manis biarkanlah bumi berputar&lt;br /&gt;Menurut kehendak yang kuasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalah artinya sebuah derita&lt;br /&gt;Bila kau yakin itu pasti akan berlalu&lt;br /&gt;Hai nona manis biarkanlah bumi berputar&lt;br /&gt;Menurut kehendak yang kuasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reff#&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan pun tau hidup ini sangat berat&lt;br /&gt;Tapi takdir pun tak mungkin slalu sama&lt;br /&gt;Coba-coba lah tinggalkan sejenak anganmu&lt;br /&gt;Esok kan masih ada .. esok kan masih ada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Makasih Pak Utha Likumahuwa atas intronya.... lagu kuno tp bagus "Esok kan Masih Ada", dan untuk para sobat alim jangan protes yah kalo aku mengawali artikel ini dg sebuah lirik lagu pop bukannya dalil2 ataupun quato2 dr para orang bijak. Untuk sesama mantan ex jahiliyah (begitu harapannya ) ... hue he he he hobi tersalurkan kali yah nginget2 lagu indah ini )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begini loh (hikzz dah ada yg bisa nebak tuuh, katanya aku kalo mau nerangin sesuatu pasti pake kata2 ini dulu, biarin weeeksss)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah nggak sodara2 tercinta ini punya masalah ? (Semua pd teriak2 jawab tuh "Pernah!!"), bagus bagus bagus.. jawabannya dah cukup kompak dan jelas hue he he he.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kok bisa kena masalah knapa sih dear ? gitu biasanya para tong sampah akan bertanya. Jawabnya sih kebanyakan gini nih  "Abis aku gegabah sih, kurang pertimbangan, langsung gubrak ajah. Nggak mikir efek sampingnya apalagi konsekuensinya yg hrs aku terima" atau malah ada jg yg jawab spt ini "Aku dah seribu kali mikir dan mempertimbangkan segala2 nya, tp kok tetep ajah kena yah"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ehmm.. gitu yah dear ?  &lt;br /&gt;"Iyah ", jawab si dear dg memelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jd masalah tuh timbul krn kurang bisanya kita memikirkan dan menduga segala akibat yg mungkin bakal terjd, jika kita melakukan sesuatu, gitu yah ?? ("Iyah", sekali lagi si dear mencoba berucap) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau .... malah sebaliknya justru kita sudah berpikir mati-matian, kemudian jg sudah mempertimbangkan segala aspek yg mungkin bakalan terjd, tp ternyata hasil akhirnya nggak sejalan /sesempurna yg kita harapkan ? ("Iyah", si dear nggak bosan2 jg nih bilang iyah2 ajah huh!!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah kok kita bisa bersikap kayak gitu knapa yah ?? emang nggak ada yg ngasih tau sebelumnya  atau memperingatkan terlebih dahulu bahaya2 laten yg mungkin timbul sbg akibat dr tindakan kita ? Atau kita terlalu tergiur dg godaan yg begitu indah walaupun sebenarnya semu ?, atau krn kita terlalu banyak pertimbangan dan pikiran, shg kita malah jd ragu dalam melangkah ??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah coba mana tuh dr 3 pilihan yg sesuai dg kepribadian sodara2 tercinta ?? (minta tolong Wicak nih buatin poll voting )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di sini bisa ditarik kesimpulan sementara sih bahwa sesungguhnya kemerdekaan adalah hak segala bangsa bla bla bla ....eh salah hue he he he, bahwa Masalah(Problem) adalah suatu kondisi yg akan mengakibatkan hasil2 yg tidak sesuai dg mengharapan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kita bisa nggak yah mencoba menghitung berapa banyak masalah yg telah menghampiri kita .. per detik.. per menit .. per jam .. per hari .. per minggu dst sampai per tahun. (bisa kah ??) ternyata jawabannya cukup mencengangkan .... kira2 yah sebanyak jumlah rambut di tubuh kita hue he he he survey yg invalid alias ngarang ndiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ehmm .. apakah manusia hidup di dunia ini emang ditakdirkan selalu bermasalah yah ?? Jawabnya adalah  :  ??? (nunggu hasil polling di blognya Wicak .. apa nunggu hasil diskusi di blog diskusi yg macet ?? tau ah gelap!!)&lt;br /&gt;sebenarnya aku malu kalo hrs ngomongin ttg takdir, kayaknya aku blom layak, masih banyak yg lebih berkompeten (mangga dipersilahkan ...).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sering banget mikir di sela2 keruwetan otakku ini "Kenapa yah manusia2 selalu terkena masalah ??" Kenapa Tuhan nggak bosan2nya memberi masalah (ujian/cobaan) kepada manusia ?? Ehmm kalimatnya masih bisa didebat loh, "Apakah benar yg ngasih masalah tuh Tuhan bukannya manusia sendiri yg menyebabkannya ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini dulu deh intronya, sapa yg mau nyambung nih sodara2 ?? ... kalo nggak aku ndiri ntar loh yg mau ngoceh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(sambil selalu berharap ada yg nyanyiin lagunya Pak Utha , kalo aku sedang bermasalah hikzzz... padahal aku nggak manis loh... tp suka banget nangis hikzzz  ... by Anti Rasis )&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6901127-10845974396920383?l=diskus-yook.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6901127/posts/default/10845974396920383'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6901127/posts/default/10845974396920383'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diskus-yook.blogspot.com/2004_05_01_archive.html#10845974396920383' title='MASALAH,  MASALAH DAN MASALAH'/><author><name>lady</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18325075557465264451</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6901127.post-108380044070683129</id><published>2004-05-05T16:37:00.000-07:00</published><updated>2004-05-05T16:45:06.153-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>dibekali otak adalah untuk berpikir&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6901127-108380044070683129?l=diskus-yook.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6901127/posts/default/108380044070683129'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6901127/posts/default/108380044070683129'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diskus-yook.blogspot.com/2004_05_01_archive.html#108380044070683129' title=''/><author><name>lady</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18325075557465264451</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry></feed>
